Miris ya, kalau kita inget sma seseorang yang nggak pernah
tau perasaan kita. Miris ya, kalau kita rindu seseorang yang sudah menjadi
milik sahabat kita sendiri. Dan lebih miris lagi ya, kalau kita cinta sahabat
kita sendiri, dan dia cintanya ke orang lain, dan orang itu adalah sahabat
kita.
Sebuah cinta yang rumit dalam persahabatan. Sebuah cinta
yang mungkin takkan pernah bisa terbalas, ketika dia mencintai sahabatmu.
Bagaimana mungkin kamu akan protes atau marah, bahkan ketika mereka berdua tlah
saling mengasihi satu sama lain. Bagaimana mungkin kamu tidak bisa terima
sebuah kenyataan, jika memang lelaki itu bersama sahabatmu.
Dan itulah yang aku rasakan. Hidup dalam kebingungan, hidup
dalam kemunafikan. Yah, munafik! Ketika aku harus berpura-pura baik-baik saja,
ketika aku harus berpura-pura menyetujui mereka, ketika aku harus tertawa
bersama mereka, dan ketika aku harus menyaksikan kemesraan mereka. Tapi apa
yang kalian tau dari kata munafik? Adalah saat aku kacau seperti ini, saat aku
menangis sendiri seperti ini, aku malah mendoakan hal buruk untuk hubungan
mereka. Munafik ? sangat munafik bukam, bahkan lebih dari munafik. Rasanya, aku
seperti pecundang yang tak tau tempat.
Aku letih seperti ini, sangat letih. Aku letih pura-pura baikbaik saja didepan
semua orang. Aku ingin menghapus perasaan ini. Aku ingin sekali membuang
perasaan ini jauh-jauh. Aku hanya tidak ingin, persahabatanku hancur. Aku
sayang mereka. Sayang sekali. Bahkan meskipun mereka menyakitiku.
Malam ini, aku menangis lagi. Aku rindu dia, sangat rindu.
Tapi, aku tak bisa berbuat apa=apa. Aku hanya bisa diam, diam dan diam. Bahkan
untuk menghubunginya lewat sms pun ku nggak berani. Aku bisa apa, ketika rindu
tlah memuncak seperti ini, hanya air mata yang bisa aku kaluarkan. Hanya air
mata yang mampu melegakan. Bagaiman bisa aku akan seperti ini?
Bagaimana bisa aku bertahan selama ini. 4 tahun, 4 tahun aku
belum bisa membuka hatiku untuk siapapun. Sampai kapaann ? sampai kapan letihku
kan menjadi titik jenuh bagiku, sampai kapan letihku menjadi bosan yang kan
menghapus perasaanku? Aku tidak ingin seperti ini, aku ingin melupakan
semuanya. Semuanya!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar