Minggu, 23 Oktober 2016

Maaf, aku butuh waktu.

Bagiku, Cinta bukan hanya perkara memiliki. Bukan pula hanya perkara jantung yang tiba-tiba berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya. Cinta adalah bagaimana membuat hati bisa merasa nyaman saat tersebut namanya. Bagaimana reaksi hati yang merasa bahagia saat berada didekatnya. Tentang senyuman yang selalu meneduhkan hati. Tentang bagaimana memupuk kepercayaan untuk hati masing-masing. Juga, untuk perasaan sayang yang tidak egois.

Jelas sekali, perkara cinta tidaklah mudah. Harus ada pendekatan yang lebih untuk menumbuhkannya. Lalu, bagaimana dengan mereka yang bilang tentang “jatuh cinta pada pandangan pertama”? bagiku, itu tidak ada, itu bukan cinta, tapi itu hanya suka. Cinta dan suka itu sangat jauh perbedaannya.

Maka dari itu, aku butuh waktu untuk bisa menumbuhkan cinta ini padamu. Maaf, untuk saat ini, aku belum bisa membalas pernyataan itu padamu. Bukan aku tidak menyukaimu, bukan aku tidak nyaman ada disampingmu. Justru aku merasa nyaman ada didekatmu, kamu menyenangkan, sungguh. Tapi sekali lagi, aku butuh waktu, itu saja. Jangan pergi dulu, kalau memang kamu sungguh mencintaiku, aku yakin, kamu akan memberiku waktu. Memang, menunggu itu menyebalkan, aku pun pernah merasakannya. Tapi, jika menunggu untuk hal yang nyata, cobalah. Menunggumu, bukan hanya kamu yang ingin, tapi aku yang meminta. Bukankah kamu pernah berkata, kamu akan menuruti pintaku, asal aku bahagia? Aku tidak ingin kehilanganmu, tapi aku masih butuh waktu untuk mengosongkan hatiku dari untaian nama masa lalu. Jujur, aku masih menaruh rasa padanya, seseorang dari masa laluku. Oleh sebab itu, aku ingin membuangnya dulu dari hatiku, dengan menjalani kisah baruku ini. Aku tidak ingin, kamu hanya menjadi sekedar pelarianku. Aku ingin kamu menjadi yang benar-benar mengisi hatiku yang nanti akan benar-benar kosong.

Maaf, aku bukannya ingin memberimu harapan palsu, tapi aku hanya ingin memberimu cinta yang yang nyata, yang bukan hanya sekedar tempat pelarian dari masa laluku. Aku akan belajar mencintaimu, namun untuk ikatan cinta, aku masih belum siap, aku belum berani. Bantu aku, agar aku bisa memberikan hatiku padamu sepenuhnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar